10 Mar 2019 17.11.23 - Aditya Y Pradhana

Inilah Informasi Seputar Batik Khas Pasundan

1. batik khas pasundan

Batik khas pasundan merupakan gambar yang diletakkan dalam secarik kain dengan pola-pola tertentu. Gambar yang unik inilah yang menjadikannya sebagai kain tradisional khas daerah Jawa. Pembuatan kain ini pun terbilang cukup rumit, yaitu dengan teknik celup rintang dengan menggunakan lilin panas atau malam sebagai bahan pewarnanya. Pada umumnya, kain ini dipakai pada saat upacara adat.
Latar Belakang Batik Khas dari Pasundan

Kain Batik asal Jawa Barat merupakan salah satu jenis kain yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Setelah UNESCO menetapkannya sebagai warisan dunia yang harus dilindungi menjadikan kain ini semakin naik daun. Hal ini juga didukung dengan berbagai pihak yang ikut serta mempromosikan kain batik sebagai ciri khas kain tradisional dari pasundan.

Latar belakang pembuatan gambar pada kain ini dalam perkembangannya tidak lepas dari peran pada zaman kerajaan kuno dan pengaruh penyebaran Islam pada tahun 1422 Masehi. Menurut cerita masyarakat setempat, kegiatan membatik di Jawa Barat dibawa oleh para masyarakat Jawa Tengah pada zaman kerajaan Mataram saat hendak menuju Batavia pada masa Pangeran Diponegoro.

Dari beberapa catatan sejarah juga menyatakan bahwa budaya ini pernah dikembangkan pada masa Kerajaan Mataram, Solo, dan Yogyakarta. Meskipun batik sudah ada sejak zaman kerajaan Majapahit, akan tetapi batik baru dikenal luas oleh masyarakat Jawa pada akhir abad ke-18 atau awal abad ke-19. Pada awal abad ke-19, batik yang dikembangkan merupakan batik tulis yang pada akhirnya pada tahun 1920 dimodifikasi oleh batik cap.

Jenis-jenis Motif Khas Pasundan

Batik Cirebon

Batik Cireon memiliki batik khas dengan motif Megamendung yang menjadi ikon kota Cirebon. Motif ini memiliki arti awan pembawa hujan yang dijadikan sebagai lambang kesuburan dan pemberi kehidupan.

Batik Ciamis

Batik Ciamis memiliki motif berupa daun dan parang rusak. Salah satu ciri yang menonjol pada kain batik yang berada didaerah Ciamis ini yaitu penggunaan warnanya yang berbeda seperti coklat dan hitam dengan dasar kain berwarna putih.

Batik Garut

Batik Garut memiliki ciri khas yakni ragam hias datar dan bentuk geometris yang mengarah secara diagonal, bentuk kawung, atau dapat disebut belah ketupat.

Batik Tasikmalaya

Jenis yang berasal dari Tasikmalaya ini memiliki tiga motif yaitu, Batik Sukapura, Batik Sawoan, dan Batik Tasik. Motif batik Tasikmalaya ini berupa motif alam, flora, fauna dan nuansa Parahyangan.

Batik Bogor

Salah satu motif yang terkenal dari Batik Bogor yakni motif Kujang Kijang. Motif-motif batik Bogor ini terinspirasi dari peninggalan sejarah seperti kerajaan Pakuan, benda-benda Sejarah, fenomena alam, dan kebudayaan.

Teknik Membuat Batik Khas dari Pasundan

Teknik Celup Ikat

Pembuatan batik dengan teknik celup ikat pada kain ini dibuat dengan cara mengikat sebagian kain dan kemudian dicelupkan kedalam cairan berwarna. Teknik ini juga dikenal dengan teknik jumputan, tritik, sasirangan dan pelangi.

Cara pembuatanyapun terbilang unik, yaitu kain yang diikat atau ditutup oleh lilin tidak akan terkena bahan pewarna. Kemudian, setelah diangkat dari larutan pewarna lalu ikatan dibuka maka bagian yang diikat tidak akan berwarna.

Canting Tulis

Teknik canting tulis disebut juga dengan teknik membatik secara tradisional. Teknik membuat batik khas Pasundan ini membutuhkan ketelitian yang sangat tinggi, dan keuletan. Canting berfungsi untuk melukis pola di kain mori dengan cairan malam. Kemudian, saat kain dimasukkan dalam larutan pewarna, bagian kain yang tertutup malam tidak akan terkena oleh warna.

Teknik Cap

Teknik cap ini menggunakan kepingan logam atau pelat yang sedikit menonjol. Permukaan pada canting cap yang menonjol ini dicelupkan kedalam cairan malam atau lilin batik. Kemudian, canting cap ditempelkan pada kain mori.
Demikianlah infrormasi seputar batik khas Pasundan yang memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.