4 Sep 2019 13.54.45 - Iwan

27 Siswa se-Jabar Ikuti Lomba Pidato Berbahasa Sunda

Peserta lomba pidato putra asal Kota Depok, Muhammad Hilmy Tsaqif Veradin berpidato pada Pasanggiri Bahasa, Sastra, Aksara, dan Kesenian Sunda Jenjang SMA tingkap Provinsi Jawa Barat 2019.*

BANDUNG- Pasanggiri Bahasa, Sastra, Aksara, dan Kesenian Sunda Jenjang SMA di Jawa Barat (Jabar) telah dimulai. Kegiatan yang diinisiasi Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas (PSMA) Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar bekerja sama dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Sunda Tingkat Provinsi Jabar ini, melombakan 6 mata lomba yang dilaksanakan pada 3 September 2019 di Grand Hotel Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Salah satu mata lomba yang dipertandingkan, yakni biantara atau pidato. Dalam lomba pidato yang diiikuti 27 siswa dari masing-masing kabupaten/kota di Jabar ini, peserta diwajibkan membaca pidato berbahasa Sunda dengan tema pendidikan.

Salah seorang peserta, Saripah Nurhasanah mengaku senang karena bisa berpartisipasi dalam ajang ini. Selain mendapatkan pengalaman, ia juga bisa mengutarakan isi pikirannya melalui pidato.

"Kadang, di kehidupan sehari-hari kita suka susah mengeluarkan pendapat di depan umum. Dengan ikut lomba, kita bisa mencurahkan dan bebas meluapkan segala yang ada di pikiran kita," katanya, saat ditemui usai tampil.

Isi pidato yang disampaikan Saripah, yakni tentang program Jabar Masagi yang diterapkan pemerintah untuk generasi muda di Jabar.

"Program ini lebih mendahulukan dan mementingkan pendidikan karakter. Karena, banyak sekali di antara kita siswa yang aktif dan pintar, tapi belum bisa menjaga karakter dengan baik," tutur siswa SMAN 5 Sukabumi itu.

Sementara itu, bagi Muhammad Hilmi, meski sering mengikuti lomba pidato dalam bahasa Indonesia dan Inggris, namun berpidato menggunakan bahasa Sunda memiliki tantangan tersendiri.

"Apalagi akulturasi budaya di Depok itu kelihatan banget. Karena lebih dekat sama orang Jakarta, dalam berbicara kita malah lebih condong ke Betawi," ungkap siswa SMAN 1 Kota Depok ini.

Hilmi pun memberi sentuhan berbeda pada penampilannya. Alih-alih terpaku di depan mimbar, ia memilih menguasai panggung dengan berpidato penuh semangat. "Karena, sedikit lebih berbeda lebih baik. Ini juga upaya untuk mengambil atensi juri, biar tidak bosan," ungkap peserta nomor urut 1 itu.

Penutupan dan pengumuman pemenang pasanggiri dimulai hari ini, Rabu (04/09/2019) pukul 10.00 WIB.*