18 Mar 2019 12.45.43 - Adm

Menikmati Legitnya Gudeg Jogja di Kota Cirebon

Gudeg Jogja Bu Agus

Pasundan.Id, CIREBON- Tak perlu pergi ke Yogyakarta untuk menikmati legitnya gudeg Jogja. Langkahkanlah kaki anda ke Perumnas, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Di sana akan ditemui Gudeg Jogja Bu Agus.

Sebenarnya, nama Gudeg Jogja Bu Agus bukanlah nama asing bagi  bagi penikmat kuliner asal Jogja itu. Dirintis sejak 2008, saat ini Gudeg Jogja Bu Agus tidak hanya diburu warga “wetan” yang ada di Cirebon, tetapi sudah digandrungi warga Cirebon, bahkan di luar Kota Cirebon.

Menurut pemilik Gudeg Jogja Bu Agus, Agus Waluyo Hadi, inisiatif membuka kuliner asli Jogja ini berawal dari keinginannya untuk warga Jogja yang bekerja di Cirebon dan sekitarnya.

“Saya meinvetarisir ada sekitar dua puluhan orang Jojga yang ada di Perumnas,” katanya.

Dibantu istrinya, Yuni Sulastri mulailah Agus membuka usaha gudeg Jogja. Awalnya, pasangan suami istri asal Jogja ini membuka lesehan setiap pagi dan sore hari di emperan toko mas di Jalan Ciremai Raya Perumnas, Kota Cirebon.

Tak dinyana, gudek Jogja yang ia tawarkan mendapat sambutan luar biasa. “Justru awalnya untuk orang Jojga atau orang yang pernah kuliah di Jogja sebagai obat rasa kangen, justru sekarang mayoritas pelanggannya sebagian besar warga asli Cirebon,” ungkap Agus.

Gudeg Jogja Bu Agus

Seiring waktu, Gudeg Jojga Bu Agus terus berkembang dan membuka cabang di Jalan Ampera Kota Cirebon.

“Setelah itu kami juga membuka warung di samping belakang toko mas Pantes. Rencananya pada Maret mendatang akan buka lagi di Sumber, Kabupaten Cirebon,” ujar PNS Bapeda Kabupaten Cirebon ini.

Satu porsi komplet, pelanggan akan disuguhi gudeg nangka, telur, krecek, galindo, tahu, sayur tempe tahu dan ayam kampong. “Krecek dan galindonya itu didatangkan lansung dari Jogja sama dengan yang punya Yu Jum,” ujar Agus.

Untuk satu porsi komplit Gudeg Jogja Bu Agus, pelanggan hanya merogoh kocek Rp 25 ribu, sementara untuk pesanan nasi gudeg komplit Rp 30 ribu per kotak.

Yuni menjelaskan, untuk memsak gudeg gurih, asin dan manis membutuhkan waktu 12 jam, mulai dari membersihkan nangka digodok sampai dua kali godokan yang sudah dicampur bumbu rempa-rempah tanpa bahan pengawet dan penyedap rasa.

“Yang membuat rasa unik Gudeg Jogja Bu Agus karena krecek dan golindonya langsung dari Jogja ditambah cara memasaknya tanpa vetsin dan bumbu penyedap rasa buatan. Ini yang membuat gudeg kami lebih legit dibanding gudeg di tempat lain,” ucap Yuni.

Buka setiap hari mulai pukul 09 hingga pukul 15.00 WIB dan dilanjutkan lesehan di emper toko mas mulai pukul 18.00 hingga pukul 22.WIB. “Kalau di warung bukanya pagi sampai siang, kalau lesehan di sore hari sampai malam,” kata Yuni. (P-02)