13 Agu 2019 21.22.29 - Iwan

Menantang Adrenalin di Jungle Land Adventure Theme Park

Jungle-land-1

Butuh liburan yang bisa memacu adrenalin atau menambah wawasan? Yuk kunjungi Jungle Land Adventure Theme Park! Taman bermain yang dibuka tahun 2013 ini wajib dikunjungi kalau kamu sedang ada di Bogor. Berdiri di atas lahan seluas 35 ha, ada 36 wahana seru di dalamnya yang terbagi dalam 4 zona utama.

Dari ke-36 wahana tersebut, ada beberapa yang tidak bisa ditemukan di taman bermain lainnya di Indonesia. Ada juga yang diklaim sebagai wahana tertinggi di negeri kita tercinta ini. Theme Park terbesar di Indonesia ini terletak di Kawasan Sentul Nirwana, Sentul City–Bogor.

Di sini kamu akan ngeliat langsung T-Rex, Brontosaurus dan Pterodactyl yang udah punah jutaan tahun lalu. Tapi di sini dinosaurus-dinosaurus itu masih bernapas dan bersuara! Pertama di Indonesia yang bisa ngasih pengalaman seru ke jutaan tahun yang lalu.

Kamu akan mengendarai jeep terbuka di lintasan sepanjang 265 meter langsung ngeliat 23 dinosaurus di habitat aslinya! Dinosaurus terbanyak di Asia Tenggara yang ada dalam satu Adventure Theme Park!

Jungle-land-2

Gak cuma itu aja, sebagai bagian dari persiapan Science Centre, Jungleland Adventure Theme Park menyelenggarakan Science Exhibition dengan tema utama adalah “ROBOT ZOO”, yang dimulai dari April hingga Juni kemarin dan bekerjasama dengan pihak Science Centre Singapore, dengan dukungan dari LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia).

Di pameran ROBOT ZOO pertama di Indonesia ini, para pengunjung bisa belajar langsung sains dan teknologi robot-robot yang bergerak dan juga interaktif!

Selain itu Jungleland Adventure Theme Park juga dilengkapi dengan fasilitas area parkir yang sangat luas, yang dapat menampung 1000 mobil dan 3000 motor, serta 300 bus pariwisata. Jadi kamu gak ada alasan buat takut parkir penuh atau gak kebagian. Gimana keren bukan?

Di sini juga ada Science Centre dimana anak-anak akan diberi wawasan yang lebih mengenai teknologi. Mereka nggak cuma sekedar diberi pengetahuan, tapi juga diperlihatkan alat peraga sehingga ilmu bisa diserap dengan lebih baik.

Di bagian Climate Change misalnya, akan ditunjukkan proses perubahan cuaca dan pemanasan global. Ada juga robot-robot hewan dengan berbagai ukuran yang bisa bergerak seperti hewan aslinya.

Jungle-land-3

Selain itu, ada beberapa permainan sains seru di tempat wisata anak edukatif ini. Salah satunya, kita bisa menggerakkan bola tanpa menyentuhnya. Bukan ilmu hitam, ternyata bola ini sudah dipasangi alat penangkap sensor saraf di tubuh.

Hmm… kalau ini sih bukan cuma menyenangkan buat anak-anak ya. Kita orang dewasa juga bisa belajar banyak dari tempat ini. Jadi, nggak usah ragu ke sini meski lagi nggak sama anak-anak.

Salah satu kelebihan JungleLand Bogor adalah lokasinya yang berada di kawasan bebas macet. Selain itu, tempatnya mudah dijangkau baik dengan kendaraan pribadi maupun umum.

Dari arah Jakarta, masuklah ke Tol Jagorawi lalu keluar di pintu Tol Sentul Selatan KM 37 menuju Sentul City. Dari situ, kita tinggal menyusuri Jalan MH Thamrin – Babakan Madang – Babakan Madang Raya – Gunung Pancar. Lurus terus sampai ada perempatan besar dengan gardu selamat datang di JungleLand Adventure Theme Park di kiri jalan.

Tersedia juga jalur alternatif lewat Citereup. Tinggal lurus terus ke arah Sentul City sampai lewat Pasar Babakan Madang sampai ketemu gardu selamat datang seperti disebut di atas.

Kalau dari arah Cianjur atau Bandung, kita bisa lewat Puncak lalu masuk ke Tol Jagorawi. Keluar di pintu Sentul City dan ikuti arah Jalan MH Thamrin–Babakan Madang–Gunung Pancar–gardu selamat datang.

Dari Jakarta, kita bisa naik bus ke Terminal Baranangsiang Bogor. Dapat juga naik KRL ke Stasiun Bogor lalu oper angkot hijau 03 menuju Baranangsiang. Dari situ, naiklah Trans Pakuan menuju Mal Bellanova.

JungleLand Sentul Bogor sendiri menyediakan fasilitas antar-jemput gratis dari Mal Belanova pukul 09.00 – 16.00 WIB tiap hari. Akan tetapi, pengguna free shuttle ini biasanya cukup banyak sehingga kita harus antri dengan sabar.

Kalau capek menunggu, ada taksi atau ojek sebagai pilihan alternatif. Pertengahan 2016 lalu, ongkosnya sekitar Rp30.000 untuk ojek dan Rp50.000 untuk taksi.*